Jumat, 04 Mei 2012

Hasil magang di Balai Besar Pelatihan Peternakan Batu


Ilmu Kedokteran Hewan sangat lah luas sehingga tidak lah cukup apabila hanya menimba ilmu dibangku perkuliahan saja. Oleh karena itu untuk menambah ilmu dan skill di lapangan kami memilih Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu sebagai tempat pelatihan secara nyata. Kami memilih BBPP sebagai tempat kami menimba ilmu karena BBPP merupakan saah satu instansi yang yang bergerak aktif di bidang peternakan. Selain itu BBPP juga memelihara beberapa jenis hewan ternak yang dikembangkan untuk proses produksi dan pengolahan susu. 
LAPORAN MAGANG
BALAI BESAR PELATIHAN PETERNAKAN, SONGGORITI, BATU
                            
Oleh:
Dwi Ayu Romadhoni                        (0911310009)
Faisal Agung Pratomo                      (0911313011)
Paura Rangga Zobda                       (0911310022)
Putri Akte Susanti                            (0911313023)
Yosia Arauna                                    (0911310028)
Ari Purnamasari Putu A                  (0911310033)
Galuh Asmoro Putro                        (0911310042)

Selasa, 24 Januari 2012
Pembimbing Drh. Udik Sulijanto, Heru Nurwanto, Drh. Reni Indarwati
Kegiatan dan Penanganan Kasus adalah sebagai Berikut :
1.                               Sapi FH (pedet) lahir pada 18 – 10 – 2011 dengan gejala, hipersalivasi, Perut membesar (sedikit kembung), Nafas tersenggal-senggal,Lemas, Temp 37.5 °C, Urine berdarah, Hidung mengering dan pecah2 (merupakan indikasi spesifik terhadap sapi yang menahan nyeri, panas dll). Terapi yang diberikan berupa pemberian vitamin B kompleks perinjeksi 5cc, antibiotik vetoxi LA/Vetodril perinjeksi 7cc, serta vitamin K perinjeksi 3 ampul.
2.                   Sapi FH teridentifikasi mengalami mastitis, terapi yang diberikan berupa Lactactox (ampisilin + Cloxacillin) : sejenis speed khusus untuk terapi mastitis digunakan sekali pakai serta antibiotik vetoksi LA
3.  Peningkatan imunitas serta untuk meminimalisir tertularnya penyakit pada pedet sebanyak 5 ekor dengan pemberian vitamin B kompleks
4.                   Peningkatan nafsu makan pada sapi FH 4Th sebanyak 2 ekor dengan pemberian obat tradisional (mpon-mpon, temulawak, dll) secara peroral.
5.      Pemerahan susu pada sapi perah laktasi dan pemberian pakan pada sapi perah di BBPP Batu

Rabu, 25 Januari 2012
Pembimbing Heru Nurwanto, Drh. Widya Ayu Prasdini
Penanganan Kasus dan Kegiatan
1.                Melanjuti tindak medis untuk kasus sapi FH pedet yang menunjukkan gejala urine darah, menunjukkan perubahan berupa nafsu makan normal, urine berwarna kuning merah, suhu 38,5°C. Teridentifikasi mengalami stomatitis. Terapi yang dilakukan perupa pemberian vitamin K perinjeksi 2 ampul dan Pemberian B.1 perinjeksi 2 ml
2.                  Sapi FH yang nampak penurunan nafsu makan dilakukan terapi berupa pemberian Vit B
3.        Pemberian terapi untuk ektoparasit berupa Ivomec perinjeksi subkutan sebanyak 2 ml kemudian dilakukan pengulangan pemberian 10 hari lagi, selain itu juga diberikan terapi vetadril perinjeksi sebanyak 3 ml sebagai antihistamin, terapi diberikan pada satu ekor kambing di BBPP Batu.
4.                  Sapi FH No.14 dengan gejala mengalami diare, suhu 38°C dilakukan pemberian terapi Papaverin 10 ml sebagai anti diare, Sulpidon 10 ml dan B complex 15 ml
5.           Pemberian pakan pada sapi potong sebanyak 2kali/hari 20 kg, jenis pakan yang diberikan jagung, rumput gajah, polar (pemberian polar di pagi hari) serta pemerahan susu pada sapi perah laktasi dan pemberian pakan pada sapi perah di BBPP Batu

Kamis, 26 januari 2012
Pembimbing : Heru Nurwanto, Drh Widya Ayu Prasdin
  1. Pemberian rutin obat cacing pada sapi perah dengan Albendazole per oral
  2.  Sapi FH No.54 vulva nampak mengalami myasis dilakukan pengobatan penyemprotan menggunakan gusanex pada daerah vulva  
  3.  Sapi FH 4 th bernama Suyatni daerah vulva berbau busuk diduga mengalami retensi plasenta, suhu tubuh 39°C. Dilakukan Irigasi dengan povidon sebanyak 0,5 liter, Antibiotik penstrep dan penicilin perinjeksi, Sulpidon 10 ml perinjeksi, Intertrim 15 ml perinjeksi. Pemberian vitamin A,D,E pada pakan. Lima hari invorsi (pemulihan)
Jum’at, 27 januari 2012
Pembimbing : Drh. Udik Sulijanto
  1. Sapi FH bernama Suyatni diduga retensio plasenta tindak lanjut medis yang diberikan berupa pemberian colibax 2 bollus intra vagina  
  2.  Pengecekan myasis pada vulva sapi FH dilakukan penyemprotan kembali dengan gusanex
  3. Pemerahan susu pada sapi perah laktasi dan pemberian pakan pada sapi perah di BBPP Batu
Senin, 30 januari 2012
Pembimbing : Drh. Udik Sulijanto
  1. Sapi FH 4 th bernama suyatni terjadi perubahan yaitu tidak adanya bau, Suhu 38°C . Menyikapi tindak medis selanjutnya berupa pemberian Vetoxy SB 15 cc, intramuskular, Sukfidon 15 cc intramuskular serta B1. Inject 15 cc intramuskular
  2.  Pengobatan pasca rektal dengan pemberian Colibact inj 15 cc, Vetadril 15 cc dan Vitamin A,D,E inject 10 cc  
  3.  Pemerahan susu pada sapi perah laktasi dan pemberian pakan pada sapi perah di BBPP Batu
Selasa, 31januari 2012
Pembimbing : Drh. Drh. Widya Ayu Prasdini
  1. Sapi FH 4th bernama suyatni mengalami perubahan suhu 38,3°C. Menyikapi tindak medis selanjutnya berupa pemberian Fetoxy 15 ml, B1 inject 10 ml dan Sulpidon 10 ml
  2.   Sapi FH 4th, Suhu 38,2°C mengalami diare. Pengobatan yang diberikan dengan Vetoxy 10 ml serta vitamin B1 5 mL
  3. Pemerahan susu pada sapi perah laktasi dan pemberian pakan pada sapi perah di BBPP Batu

Rabo, 1 Februari 2012
Pembimbing : Drh. Widya Ayu Prasdini
  1. Sapi FH 4th bernama suyatni mengalami perubahan suhu sebesar 38°C. Menyikapi tindak medis selanjutnya berupa pemberian pemberian Fetoxy 15 ml, B1 inject 10 ml dan Sulpidon 10 ml
  2.  Pengujian CMT pada sapi perah laktasi
  3. Pemerahan susu pada sapi perah laktasi dan pemberian pakan pada sapi perah di BBPP Batu

Jum’at 3 Februari 2012
Pembimbing : Drh. Widya Ayu Prasdini
  1. Sapi FH 4th bernama suyatni mengalami luka di daerah selangkangan, dibersihkan menggunakan kalium permanganat menggunakan kapas setelah itu ditaburi penisilin bubuk untuk mencegah adanya infeksi dan miasis. Sedangkan tindak medis selanjutnya untuk retensi plasenta yang diderita dilakukan pengobatan berupa pemberian Fetoxy 15 ml, B1 inject 10 ml dan Sulpidon 10 mL
  2. Sapi FH di kandang karantina sebanyak 3 ekor dilakukan pengobatan dengan pemberian Colibact injeksi 15 cc, Vetadril 15 cc dan Vitamin ADE 10cc
  3.  Sapi FH No 52 dan 30 pasca rektal pada tanggal 31januari 2012 dilakukan pengobatan dengan pemberian Prostaglandin injeksi intramuskular 5ml
  4.  Sapi pedaging (pedet) sebanyak 1 ekor mengalami penurunan nafsu makan dan mengalami kelesuan dilakukan pengobatan dengan pemberian B komplek 8 cc, Biosolamin 8 cc dan Sulpidon 10 cc
  5. Sapi pedaging mengalami penurunan nafsu makan dilakukan pengobatan dengan pemberian B kompleks 10 cc dan Biosolamin 10 cc.



6.   

Senin, 23 April 2012

Can n Tiek

There is a saying that men in power in the women who accompanied him. And now I really understand what is meant by it. I feel very comfortable at his side. :)
I have an angel she was named Rosalia D. Nawantara. In fact she is not someone who is new in my life, she is my friend when I was in high school.
She is someone who always accompany me when someone happy, and difficult and we will be together. :)
Use the time available for love before time will separate you.


JEJAK LANGKAH KU 3



Setelah merasakan menjadi anggota legislatif kini langkahku menuju anggota eksekutif. Dan alhamdulillah saya mendapatkan kesempatan untuk menjadi menteri departemen kreativitas  olahraga dan seni ( kerennya DEPKORA ) untuk periode 2010-2012 dalam kabinet GARUDA :D. Sebagai mentri saya didampingi oleh satu staff dan beberapa staff muda. Saya merasa sangat beruntung karena saya dapat bekerja dengan orang-orang yang luar biasa . Sesuai dengan namanya Departemen ini bergerak untuk menaungi serta menyalurkan bakat mahasiswa dibidang olahraga dan seni. Berbagai club pun saya rintis agar kedepan dapat terus dilanjutkan dan disempurnakan, karena saya yakin saya tidak akan mampu untuk membentuk club dengan sempurna hanya dengan waktu satu periode kepengurusan. Club yang kami dapat bentuk antara lain club futsal, voly, badminto dan wadah musik veteriner (WMV). Sedangkan club paduan suara dan basket adalah program yang kami teruskan dari kepengurusan sebelumnya. Walaupun masih jauh dari kata sempurna club-club tersebut sudah bisa berjalan. Dan kami juga bisa menerbitkan acara dekan cup, jazz festival dan culture festival. Dan saat itu kami dapat merebut satu perunggu didalam acara OB (Olympiade Brawijaya) dan dapat meraih dua kategori juara di ajang Gebyar Festival Tari ( GFT ) di Brawijaya. Saya bersyukur kepada Tuhan dan mengucapkan terima kasih kepada semua staff dan staff muda yang telah bekerja keras sehingga kami dapat menutup satu periode kepengurusan dengan seyum lebar tak lupa saya mengucapkan terima kasih kepada semua civitas akademika Program Study Kedokteran Hewan UB yang telah mendukung program-program kami .
Belajar itu penting tetapi kesehatan itu jauh lebih penting.



Selasa, 13 Desember 2011

JEJAK LANGKAH KU 2

Jika dalam suatu negara ada suatu pemerintahan maka didalam fakultas pun juga memiliki miniatur dari pemerintahan. Jika P.SBY memiliki kabinet maka BEM juga memiliki suatu kabinet yang juga dipimpin oleh seorang presiden. Dan jika di Negara terdapat DPR maka diminiatur Negara pun juga ada yang dinamakan DPM. Semua struktural didalam miniatur Negara dibuat semirip mungkin dengan yang ada di Negara karena dari kampuslah maka akan terlihat pencerminan dari Negara itu kedepan. Dalam pesta demokrasi yang pertama di PKH ini saya juga tidak mau ketinggalan, saya mencalonkan diri sebagai anggota DPM. Saat itu slogan yang saya bawa adalah salah satu sponsor rokok yaitu THINK BIG IF U WANT TO BE BIG :D
Setelah proses pencoblosan saya pun akhirnya lolos menjadi anggota DPM di PKH ini bersama 4 mahasiswa lain. Kami berlima yang mendapatkan dukungan terbanyak dalam PEMILWA akhirnya duduk sebagai DPM PKH. Kami berlima menamakan diri sebagai PANDAWA, karena kebetulan kami berlima cowok semua.

Dalam mengemban amanah selama satu periode banyak sekali rintangan. Kami harus membangun DPM ini dari 0. Selain itu aspirasi juga terus kami tampung dan kami tindak lanjuti. Tetapi semuanya tidak sia-sia kami bisa membuat DPM PKH ini menjadi landasan bagi kepengurusan yang akan datang.

Ya... itu lah jejakku dalam DPM PKH ini... jadi janganlah putus asa.. ketika anda mendapatkan amanah jalankan amanah itu dengan tanggung jawab,ikhlas dan tetap berusaha. dan ketika apa yang anda dapatkan belum berarti ubahlah menjadi sesuatu yang lebih berarti dan berguna. from zero to hero....:)

Minggu, 04 Desember 2011

JEJAK LANGKAH KU 1

Sangat kuingat tentang hari itu..
Hari dimana ku injakkan kaki ini untuk pertama kalinya di kampus ini..
UNIVERSITAS BRAWIJAYA...
gedung rektorat UB (http://zobdablackword.blogspot.com)
Disini aku bukanlah siapa-siapa, dari sekian banyak manusia yang kutemui tidak satu pun ku kenali. Langkahku terus berjalan menyelesaikan setiap masalah dan hari yang ditunggu-tunggu pun tiba yaitu OSPEK. Disini aku mulai mengenal dan memiliki teman baru di kampus ini. 4 hari ospek serasa berlalu hanya beberapa jam saja dan setelah itu semua itu hanyalah kenangan. :)
PK2MABA FK tahun 2009(virologi) http://zobdablackword.blogspot.com/
Dari OSPEK ini lah pandangan kedepan mulai terbuka. Banyak kutemui mahasiswa yang sangat luar biasa. Beliau-beliau tidak lah pandai dalam pelajaran saja tetapi dalam mengemban nama sebagai mahasiswa beliau-beliau juga ikut mengobarkan semangat juang sebagai agen of change.
Waktu terus berjalan.....
Langkahku terus kedepan...
Pelajaran berikutnya adalah Pengabdian Masyarakat ( PENGMAS ). Kegiatan ini merupakan ajang bagi kita untuk mencurahkan tenaga pikiran kita. Sebagai seorang mahasiswa hanya keringat dan pengetahuanlah yang dapat kita sumbangkan bagi masyarakat. Kami berharap dengan tetesan keringat kita muncul lah sesimpul senyuman. Walau bantuan itu bukanlah berupa materi tetapi dengan keyakinan dan usaha keras PENGMAS yang kami kerjakan berjalan lancar. Bahkan penduduk desa yang menjadi tempat kita PENGMAS mengeluarkan air mata saat kita beranjak dari desa itu. Dari situ lah timbul rasa kepuasan tersendiri ternyata tanpa adanya materi kita sebagai mahasiswa juga bisa berperan membantu masyarakat dengan usaha dan pengetahuan.



Desa tempat kami melakukan PENGMAS

Kaki ku kembali melangkah......
Setelah masa OSPEK dan PENGMAS  Ku lalui aku merasa bahwa seorang mahasiswa itu tidak lah lengkap jika tidak ikut sebagai seorang aktivis. aku pun ingin mencoba menjadi seorang mahasiswa yang tidak hanya  belajar saja tetapi juga aktif dalam organisasi. Lankahku sebagai aktivis di mulai dari HIMAKAHA. Disitu saya mendaftar sebagai anggota LITBANG suatu lembaga yang bergerak dibidang ristek dan penalaran ilmiah. Sebelum saya keluar dari keanggotaan LITBANG saya ikut dalam satu acara yang bernama Diskusi Panel dan alhamdulillah acara berjalan lancar...:)

  

hidup ini terus berjalan jangan sia-sia kan waktumu... 
Semangat dan terus berusaha...